HIRAC-IADL ISO 14001:2015

Mohon masukannya mengenai identifikasi risiko dan peluang pada ISO 14001:2015, diperusahaan kami sblmnya sdh melakukan identifikasi dng menggunakan HIRAC-IADL sdgkan ISO versi 2015 mensyaratkan agar dilakukan identifikasi risiko & peluang (mungkin menggunakan tabel risiko dan peluang), 

Apakah HIRAC-IADL sdh memenuhi point tsb?

 Penjelasan singkat:

Jawaban 1 : 
Resiko yg dimaksud disini bukan resiko pekerjaan semacam K3/safety. Tapi resiko apabila hal tersebut tidak terlaksana / terjadi. Dan dampaknya pada perusahaan secara keseluruhan. Hrs ada langkah penanganan utk bisa mengantisipasi hal tsb.


Jawaban 2 : 
mungkin salah satunya mengenai pemenuhan compliance obligations ya pak?
namun apakah bisa menggunakan form HIRAC-IADL tsb tanpa harus menggunakan form lainnya?


Jawaban 3 : 
Metode yg digunakan bisa macam2. Yg saya gunakan adalah SWOT analisis (tapi ini bukan satu2nya metode).

==> Brarti dng menggunakan form tsb dapat dikatakan ckup mewakili?

==> Saya rasa tidak cukup mewakili. Karena yg dilihat adalah aspek pekerjaan rutin yg biasa dilaksanakan. Sedangkan aspek dr perusahaan secara luas belum nampak. Ini yg harusnya ditelaah / dilihat secara detail.

==> Mungkin sebaiknya diperjelas lagi pengendalian operasional saat ini dan pengendalian tambahan. Pengendalian tambahan dibuat jika pengendalian saat ini sudah dilakukan, namun resiko aktual atas aktifitas yg dilakukan msh sering terjadi, parah dll (tergantung hasil penilaian resikonya). Jadi, ada aktivitas, resiko (aktual/potensi), pengendalian saat ini, penilaian resiko, kemudian pengendalian tambahan (jika ada).

==> Klo mau lebih dalam gunakan Hoshin Kanri, Kakushin dan Kaikaku lalu di combine dg six sigma Ci dilapangan gunakan Lean hasil dpt maksimal

==> untuk aspek K3 dalam suatu pekerjaan, formulir ini sudah bagus, tetapi untuk aspek dampak lingkungan belum terpenuhi pak...mungkin harus ditambahkan lagi (output) aspek lingkungan, dampak lingkungan/global atas output suatu aktifitas......
Terkait resiko dan peluang, sebaiknya dibuat terpisah berdasarkan tiap2 aktifitas, resiko lingkungannya apa, peluang untuk mencegah resiko tsb apa.


Jawaban 4 : 
usahakan pembuatan IADL dan resiko peluang jangan departemen QHSE yg buat, tetapi berdayakan adalah user yg membuat, QHSE yg memberikan guideline dan mereview...kebanyakan company tidak begitu ya....hehehehe


Jawaban 5 : 
pastikan tiap PIC per bagian kompeten dalam menyusun HIRARC, Resiko dan Peluang dan lainnya....jadikan itu sebagai Skill wajib dalam COmpetency Matrix
Lebih baru Lebih lama